18 February 2009

Stress.., Nulis Aja..!!??

Gak ada ide nihhhh...!!?? Nulis apa ya..?? Bingung deh..!!?? Memang gak mudah ya menjadi seorang penulis. Penulis harus terus menemukan ide-ide untuk dijadikan sebagai bahan tulisan. Ide-ide tulisan tentunya bisa ditemukan dimana saja bahkan ketika kita sedang tidak sengaja memikirkan bahan tulisan. Itulah sebabnya ada etika untuk menjiplak tulisan orang lain karena itu tadi, untuk membuat tulisan tidaklah mudah, diperlukan ide, pemikiran dan ilmu, ilmu untuk mengarang dan bukannya ilmu untuk menjiplak.

Satu waktu ketika ada waktu luang untuk berjalan-jalan di internet, saya menemukan suatu bacaan dengan tema "Menulis dapat menghilangkan strees" Masa sih..?? Apa iya ya..?? Waktu itu saya menggunakan mesin pencari google dengan keyword "menghilangkan stres" karena merasa memiliki gejala stres yang tidak sengaja saya baca di beberapa tulisan artikel. Saya merasa pikiran mumet, susah tidur, sensitif, dan mudah marah. Masih menurut tulisan tersebut, banyak yang mendorong timbulnya stress antara lain tekanan kerja dan banyak pikiran. Tentu saja didalam tulisan tersebut disertai dengan tips menghilangkannya dan salah satunya adalah dengan cara menulis. Menulis disini menurut saya bukan dalam pengertian menulis untuk tulisan artikel , karena saya sendiri merasa tidak terbukti dengan tips yang satu ini karena tidak mungkin memikirkan ide-ide disaat pikiran sedang mumet. Menulis disini mungkin dalam pengertian menulis curahan hati ataupun unek-unek yang bisa jadi dapat meringankan beban pikiran yang dipendam sendiri dengan cara menuliskan curahan hati. Maka itu dikatakan menulis dapat menghilangkan stres.

Dua hal yang saya rasakan dapat membantu menghilangkan stres. Yang pertama adalah olah raga. Hal ini yang benar-benar terbukti bisa menghilangkan stress. Setelah olah raga pikiran terasa enteng, penglihatan terasa lebih terang / cerah dan seperti orang yang tanpa beban. Kedua adalah Mudik alias pulang kampung. Di kampung, saya gampang sekali untuk tidur karena mungkin merasa tidak punya beban pikiran apa-apa. Jam 8 malam saja saya sudah bisa tertidur sampai pagi, tetapi klo di Jakarta jam 8 sudah berbaring di tempat tidur pun tetap saja tidak bisa tidur karena pikiran melayang kemana-mana. Sesekali bisa saya tertidur jam 8 malam, tetapi sering bangun lagi di waktu malam karena mungkin tidur dengan perasaan tidak tenang akibat memikirkan banyak hal. Dengan bisa tidur jam 8 malam hingga pagi tanpa terbangun tengah malam membuat badan fit dan pikiran saya jernih. Maka dari itu tidur yang berkualitas bisa jadi dapat menghilangkan stres.

0 komentar:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More