Jasa Isi Aplikasi iPad/iPhone

Bagi anda yang mau mengisi aplikasi game atau aplikasi lainnya seperti office / productivity ataupun tools lain untuk iPad / iPhone / iPod Touch

Blackberry Z3

Smartphone BlackBerry® Z3, Jakarta Edition hadir dengan BlackBerry®10 dalam layar 5”

shadut dot com

Welcome to shadut.com. Selamat datang di website shadut.com. Mulai tanggal 3 januari 2010, link blog ini yang biasa diakses di http://shadut.blogspot.com, beralih dan dapat diakses dengan menggunakan alamat www.shadut.com.

Kasenian Sunda Sisingaan

Kasenian Sunda Sisingaan dari Subang Propinsi Jawa Barat - Indonesia khususnya di tempat saya di Kecamatan Kalijati umumnya digelar pada acaran hajatan sunatan anak-anak.

Blackberry Curve 8520

Pengguna Blackberry di Indonesia kini bisa merasakan Handheld keluaran terbaru dari Research In Motion ( RIM ) setelah beberapa saat tertahan akhirnya resmi dirilis di Indonesia.

29 May 2007

Hard Reset O2 Stealth

Di PDA O2 dikenal dua macam Reset, yaitu Soft Reset dan Hard Reset. Mereset PDA biasanya dilakukan bilamana unit tersebut mengalami hang baik disalah satu program atau disemua program-program yang ada di PDA sehingga tidak bisa difungsikan secara normal. Jadi, apa perbedaan mendasar antara Soft Reset dan Hard Reset ?

Perbedaannya hanya berhubungan dengan masalah data. Melakukan Soft Reset tidak akan menghilangkan data seperti Contact, Calender, Appointments, Photo, Program yang diinstall, dsb. Sedangkan Hard Reset akan menghapus semua data-data yang ada di PDA. Untuk melakukan Soft Reset anda tinggal menusuk tombol reset menggunakan sylus pen, dimana tombol Reset biasanya terdapat di bawah kiri atau kanan PDA anda. Sedangkan cara meng-Hard Reset di PDA O2 sendiri, hampir semuanya sama yaitu menusuk tombol Reset berbarengan dengan tombol Power. Hard Reset dilakukan bilamana masalah yang ditemukan tidak bisa teratasi dan perlu dilakukan standar default ( pengaturan awal / standar pabrik ) pada PDA anda. Untuk type O2 Stealth, cara Hard Resetnya agak sedikit berbeda, dan berikut langkah-langkahnya :

1. Sebelum melakukan Hard Reset, Backup dulu data-data anda karena setelah melakukan Hard Reset semua data anda akan hilang.
2. Lepaskan Battre kemudian pasang lagi, pastikan isi batre harus diatas 50 %
3. Masukan SD Card atau Dummy
4. Tekan Tombol Hijau + Merah + Camera + Power berbarengan dan tahan sampai keluar Update Utility
5. Setelah keluar Utility langsung tusuk tombol Reset yang ada di samping kanan bawah menggunakan stylus.
6. Lalu Tekan lagi tombol Kamera + Windows + OK berbarengan sampai muncul Format Dsk
Selesai dan loading proses Hard Reset

28 May 2007

Setting GPRS di PDA O2

GPRS atau kependekan dari General Packet Radio Service adalah saluran komunikasi data yang biasa terdapat pada Handphone yang biasa digunakan untuk mengakses internet. Kecepatan transfer data GPRS bisa mencapai 114 Kbps. Hingga saat ini sudah ada penerus dari GPRS, yaitu EDGE ( Enhanced Data Rates for GSM Evolution ) yang bisa mentransfer data hingga 473 Kbps, dan HSDPA atau yang lebin dikenal dengan teknologi 3,5G di GSM. HSDPA ( High Speed Downlink Packet Access ) sendiri bisa mentransfer data hinga 14 Mbps.

Untuk PDA O2 yang dikeluarkan di Indonesia sendiri, hanya O2 Atom Life yang mendukung HSDPA, sedangkan yang mendukung EDGE yaitu Atom Black, Atom Pure, Atom Exec, dan Atom Life
Sebelum mensetting pastikan kartu anda sudah aktif gprsnya. Ini bisa dilihat pada indikator GPRS yang akan muncul disebelah kiri indikator sinyal berupa hurup G untuk GPRS atau E untuk EDGE.
Cara mensetting GPRS di PDA O2 sendiri sangat mudah sekali. Anda tinggal cari menu auto configurator. Menu tersebut adanya di menu Start --> Programs --> O2 AutoConfig ( Auto Config ; untuk O2 yang memakai sistem WM2003 ) --> Pilih operator yang dipakai --> Done/OK. Dan anda sudah bisa mengakses internet via GPRS. Tapi memang hingga saat ini, untuk kartu mentari dan matrix harus sedikit diubah settingannya karena dengan settingan auto config kadang tidak bisa berjalan.

Mentari :
1. Lakukan Auto Config dengan menggunakan operator Satelindo
2. Masuk Menu Start --> Setting --> Connections --> Connections
3. Pilih " Manage Existing Connections "
4. Pada menu modem pilih edit, pastikan pilihan kursor anda pada satelindogprs.
5. Pada kotak " Enter a name for the connections " --> Satelindogprs
6. Pada kotak " Select a Modem " --> Cellular Lines ( GPRS )
7. Next, Access Point Name --> indosatgprs
8. Next, User name --> indosat dan Password --> indosat
9. Klik advanced
10. Selanjutnya pada menu servers, pilih pilihan " Use server assigned addresses " --> OK --> Finish

Sementara untuk kartu matrix anda tinggal mengubah settingan pada langkah nomor 10.
Selamat Mencoba

26 May 2007

Synchronize PDA O2 Ke Komputer

Secara garis besar syncronize di PDA O2 dapat diartikan sebagai menyelaraskan atau menyamakan data-data yang terdapat di PDA dengan komputer. Data-data yang paling sering disyncronize biasanya adalah contact, appointment, task, dan email. Selain hal tersebut diatas dengan ActiveSync anda dapat mengcopy file, backup restore data (WM2003), ataupun menginstall dan remove program di PDA.

Untuk bisa mulai melakukan syncronize, hal yang pertama harus anda lakukan adalah menginstall Microsoft ActiveSync di Komputer anda. Microsoft ActiveSync sendiri hingga saat ini versi terbarunya adalah versi 4.5 dan anda bisa mendownloadnya di situs resmi microsoft (www.microsoft.com) sedangkan untuk pengguna PDA O2 sendiri, biasanya sudah disertakan cd yang berisikan program ActiveSync pada paket penjualannya, tentunya dengan versi yang sesuai dengan tanggal diluncurkannya unit tersebut. Microsoft ActiveSync 4.5 membutuhkan spesifikasi komputer dengan sistem minimal Windows 2000 atau Windows XP Service Pack 2.
Setelah selesai menginstall Microsoft ActiveSync, maka anda sudah bisa melakukan syncronize. Anda tinggal menghubungkan PDA anda ke komputer menggunakan kabel data. Untuk melakukan syncronize sebenarnya tidak hanya bisa melalui kabel data, tapi bisa juga menggunakan bluetooth ataupun infrared. Untuk penggunaan melalui bluetooth dan infrared sendiri akan dibahas pada kesempatan lain.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More